Pages

Kamis, 14 Februari 2013

Kayu afrika


KLASIFIKASI
Kingdom            Plantae
Subkingdom       Trakheophyta
Superdivisio        Magnoliophyta  
Kelas                  Magnoliopsida
Subkelas             Rosidae
Ordo                   Rhamnales
Familia                Rhaminaceae 
Genus                  Maesopsis
Species                Maesopsis eminii Engl



       Kayu afrika (Maesopsis eminii Engl.) adalah sejenis pohon kayu yang habitat aslinya di Afrika, tetapi ada juga di Indonesia, yakni Lampung Barat. Pohon ini memiliki diameter 30-60 cm.
       Kayu ini adalah tipe kayu yang pertumbuhannya bisa dibilang bagus sebab kualitasnya adalah kelas awet V dan kelas kuat III/IV. Ciri-ciri yang dimiliki Kayu afrika ini adalah bertekstur kasar dan tembus zat-zat cair . Kayu ini bisa dimanfaatkan untuk bahan bangunan dan perabotan (Nugraha,1998). Jenis kayu ini dapat awet bila tidak kontak dengan air secara terus menerus.
       Akan tetapi, kelemahan dari kayu ini adalah membutuhkan waktu yang lama untuk berkecambah. Selain itu, benih ini dalam 15-25 hari akan berkecambah setelah selesai masa dormansinya (Nugraha,1998). Masa dormansi kayu ini adalah 2-7 bulan dan daya kecambah yang tergolong lambat (Hayragen dan Bowyer,1993). Selain itu juga, perkecambahan benih kayu afrika bukan disebabkan oleh faktor cahaya, tetapi faktor kelembaban selama delapan puluh hari saat awal perkecambahan.

»»  READMORE...

Kaliandra


Kaliandra (Calliandra portoricensis)

Klasifikasi kaliandra
Divisi

Magnoliophyta
Kelas

Magnoliopsida
Bangsa

Rosales
Suku

Mimosaceae
Marga

Calliandra
Jenis

Calliandra portoricensis 

Ciri-ciri           :
Tinggi pohon mencapai 4 m, percabangan banyak dan membentuk perawakan yang indah. Daunnya menyerupai daun petai cina dengan jumlah anak-anak daun pada masing-masing siripnya sekitar 10-30 pasang. Perbungaannya membentuk bongkol (kepala), berbau harum, kehijauan dengan tangkai sari keputihan yang kemudian berubah kekuningan, polong tipis dan pipih, terdiri dari 1-3 biji.

Habitat           :
Tempat terbuka pada daerah pantai hingga ketinggian 700 m.
Perbanyakan / reproduksi :
dengan biji (polongnya tipis dan bijinya kecil sehingga mudah terbawa angin).
Manfaat :
pelindung tanaman teh dan jati yang masih muda dan sebagai pupuh hijau.
»»  READMORE...

Bisbul



Diospyros discolor,  tumbuhan yang terkenal dengan kayu dan buahnya. Tumbuhan ini kereap disebut bisbul. Konon, masyarakat menyebutkannya demikian karena terinspirasi dari bentuknya yang mirip dengan bola baseball. Pohon  dan buah bisbul dikenal dengan berbagai nama yang berbeda seperti buah mentega dan buah lemak (Melayu) dan sembolo (Jawa). Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Mabolo atau Velvet Apple.

 



Kingdom   Plantae
Divisi         Magnoliophyta
Kelas         Magnoliopsida
Ordo         Ericales
Famili       Ebenaceae
Genus       Diospyros
Spesies     Diospyros discolor


Tumbuhan ini memiliki kayu yang kuat dan keras. Sudah sejak lama katu dari pohon bisbul ini digunakan sebagai kerajinan. Namun keberadaannya sekarang semakin dilupakan. Bahkan sudah termasuk kategori tumbuhan langka. Tumbuhan yang kita amati di Arboretum UNPAD ini memiliki buah yang aroma dan rasanya lezat sekali. Mungkin bila dijual ke swalayan, akan menjadi buah berkelas. Dari sumber yang saya baca, “buah bisbul mengandung mengandung 2,8 gram protein, 0,2 gram lemak, 11,8 gram karbohidrat, 1,8 gram serat, 46 mg kalsium, 18 mg fosfor, 0,6 mg zat besi, vitamin A, vitamin C, tiamin, roblavin, dan energi. Buah bisbul dapat dimakan langsung dalam keadaan segar atau digunakan sebagai campuran dalam rujak dan minuman.”
»»  READMORE...

Rabu, 06 Februari 2013

TAMAN KOTA


Seperti telah diketahui ,taman kota merupakan bagian penting dalam sebuah tatanan kota. Ia menjadi paru-paru sebuah kota. Berbagai jenis tanaman dan pepohonan tertata rapi di taman kota ini . Banyak manfaat yang diberikan taman kota . Manfaat yang paling mendasar adalah mengontrol keadaaan udara, dengan mengurangi polusi. Berikut fungsi taman kota dari bebagai sisi :
Fungsi Hidrologis
Taman kota merupakan ruang terbuka hijau yang berperan dalam membantu fungsi hidrologis, sarana penyerapan air serta menguangi potensi banjir . Akar pepohonan akan menyerap air hujan dan menyimpannya sebagai cadangan air tanah. Jumlah aliran limpasan air juga berkurang sehingga menurunkan potensi banjir . Diperkirakan  setiap 1 hektar ruang terbuka hijau, mampu menyimpan 900 m3 air tanah per-tahun .Hal ini tentu mengurangi kekeringan
Fungsi Kesehatan
Banyaknya pepohonan di taman kota, telah memproduksi oksigen dalam jumlah bnyak pula yang fungsinya belum tergantikan. Setiap 1 hektar ruang terbuka hijau diperkirakan mampu menghasilkan 0,6 ton oksigen guna di konsumsi 1500 penduduk per-hari sehingga dapat bernafas dengan lega.

Fungsi Ekologis
Taman kota juga sebaga penjaga kualitas lingkungan kota . Bahkan pepohonan yang berbuah banyak dimanfaatkan oleh burung sebagai tempat hidupnya. Hal ini tentu menjaga kestabilan ekosistem dan merupakan simbiosis mutualisme.
  Taman Kota yang Terkenal di Dunia
-          Central Park Manhattan ,New York ,Amerika Serikat

Central Park merupakan taman umum dengan luas sekitar 3,41 km2 dengan lahan panjang 4 km dan lebar 800 m. Taman ini setiap tahunnya di kunjungi sekitar 25 juta orang. Central Park termasuk salah satu taman yg terkenal di dunia dan sering menjadi lokasi syuting film ataupun liputan televisi. Hal ini menunjukkan bahwa Central Park sebagai taman di Amerika yang paling banyak di datangi pengunjung, baik penduduk lokal ataupun wisatawan asing di dunia.
Central park memiliki harga yang tinggi serta dilingkupi oleh berbagai gedung nan megah. Taman ini juga menjadi tempat burung-burung bermigran. Central Park di desain oleh Frederick Law Olmsted dan Carvert Vaux. Inspirasinya adalah taman2 di Eropa, sejak dia berkeliling Eropa dari tahun 1850. Ketika dibuka, Central Park memiliki sekitar 4 juta pohon yang mewakili 1500 spesies.

-          Hyde Park ,London, Inggris


Danau Serpetine berada ditengah-tengah Hyde Park seolah membelahnya menjadi 2 bagian. Hyde Park terletak di atas tanah sebesar 142 hektar, berdampingan dengan Kensington Garden.

-          Vancover , Kanada

Vancouver diakui sebagai taman terbesar di dunia. Daya tarik utamanya adalah taman ini merupakan ‘oase’ untuk hutan cemara seluar 1000 hektar, dengan ribuan spesies cemara. Pengunjung sangat bisa menikmati, sebuah taman di tengah kota tetapi bisa menjadi tempat mendapatkan ketenangan.

-      Taman Monas dan Taman Merdeka, Jakarta ,Indonesia

Taman Monas dan Taman Medan Merdeka, merupaka taman terluas yang terletak di jantung kota Jakarta. Di tengah taman berdiri Monumen Nasional ( Monas ) yang di bangun tahun 1963. Taman ini terbuka untuk umum di buat oleh Gubernur Jendral Herman Willem Daendels ( 1870 ) dan selesai tahun 1910 dengan nama ‘Koningsplein’. Di taman ini juga terdapat banyak kijang.

Author : Rahmi Aulia HIdayat -Forgift Ranger 2012-

©Forgiftbai



»»  READMORE...

KERUSAKAN LINGKUNGAN DAN SUMBERDAYA ALAM


            Pengertian lingkungan hidup sebenarnya merupakan matriks fisikal dari pada gugus-gugus sumberdaya alam dalam suatu tatanan dimensi ruang yang terbatas, baik yang meliputi di kawasan perkotaan (urban) maupun di wilayah-wilayah (supra urban). Saat kaca mata dunia telah terbutakan dengan kemewahan dan kemutakhiran teknologi, seolah lingkungan yang dulu asri dan membawa ketenangan telah terabaikan. Keadaan lingkungan yang kita inginkan adalah lingkungan yang membawa ketenangan dan keserasian dengan aktivitas kita sebagai manusia. Dapat kita saksikan sekarang ini, kerusakan lingkugan dan ekosistem telah terjadi di banyak sektor dan ruang lingkup. Baik di lingkungan pedesaan dan tentunya di lingkungan perkotaan yang sudah jelas menjadi faktor terbesar penyebab kerusakan tersebut. Kerusakan lingkungan dan sumberdaya alam yang telah terjadi meliputi : kerusakan hutan, keruskan daerah aliran sungai, kehilangan biodiversity, erosi tanah/lahan yang berlebihan, proses penangkapan ikan yang berlebihan dan caranya yang salah, pencemaran udara, dan lain-lain.
            Permasalahan lingkungan hidup yang dihadapi merupakan tantangan bagi umat manusia untuk tetap menjaga dan melestarikan bumi ini tanpa adanya efek negatif yang akan timbul yang diakibatkan kegiatan manusia sendiri. Namun, masalah sekarang ini yang dapat diamati adalah ketidaksadaran manusia dalam menjaga lingkungannya mulai dari hal yang kecil seperti membuang sampah pada sebenar-benarnya tempat. Langkah kecil ini mungkin akan mulai menumbuhkan kesadaran kita akan kecintaan terhadap lingkungan hidup.
            Selain keadaan lingkungan di sekitar kita yang terabaikan, sumber daya alam yang selama ini menjadi inti penghidupan manusia juga terabaikan dalam pemanfaatannya. Proses pemanfaatan sumber daya alam yang dijalankan belum sepenuhnya memperhatikan segala etika dan peraturan yang telah ditetapkan dalam pemanfaatan tersebut. Beberapa contoh yang kita ketahui adalah eksploitasi tambang emas yang berlebihan. Penggalian di lahan pertambangan terus saja dilakukan tanpa mempertimbangkan kerusakan lingkungan sekitarnya. Misalnya penggalian tambang emas yang terjadi di Papua oleh PT Freeport Indonesia. Penggalian yang semakin dalam dan meluas telah merusak dan menggangu kesinergisan ekosistem di lingkungan tersebut. Dan salah satu ekosistem yang hancur tersebut adalah ekosistem hutan. Hutan merupakan habitat bagi ribuan flora dan fauna dan merupakan pusat keanekaragaman hayati. Selain hutan, kerusakan juga bisa kita lihat di lingkungan perairan atau laut. Contohnya adalah terumbu karang. Terumbu karang yang indah merupakan tempat bagi berbagai jenis ikan, hewan dan organisme lainnya. Namun, sekarang terumbu karang di Indonesia khususnya telah banyak mengalami kerusakan. Kerusakan yang terajdi ternyata akibat ulah manusia itu sendiri. Mereka melakukan cara penangkapan ikan yang salah (illegal fishing), misalnya dengan pengeboman, pemakaian racun, dan lain-lain.
            Masih banyak contoh kerusakan yang terjadi terhadap lingkungan sekitar kita. Bila kita amati, semua kerusakan yang terjadi itu disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu faktor manusia dan faktor alamiah, baik karena pengaruh hewan, tumbuhan, keadaan alam, dan lainnya. Tapi kebanyakan semua itu terjadi tidak lain dan tidak bukan karena ulah manusia. Manusia memiliki hak untuk memanfaatkan kekayaan alam sebagai anugerah Tuhan YME. Namun, terkadang manusia lupa akan kewajibannya menjaga, merawat, serta melestarikan kekayaan alam tersebut. Karena keserakahannya pun manusia akan melakukan apapun demi tercapainya tujuan yang ia inginkan.
            Penanganan dan pengendalian kerusakan pun mulai banyak digalakan. Konsep Go Green misalnya, suatu konsep yang disusun untuk terciptanya bumi yang hijau dan bebas polusi dan pencemaran lainnya. Konsep ini diharapkan mampu memperbaiki keadaan lingkungan dan bumi yang sudah rusak ini. Penerapan konsep tersebut tidaklah mudah, membutuhkan partisipasi dari semua kalangan, mulai dari  kalangan atas (pemerintah, petinggi negara, pengusaha dan lainnya) hingga kalangan masyarakat biasa. Konsep ini telah bergulir selama beberapa tahun, namun hasilnya belum semua kalangan masyarakat sadar dan menerapkan konsep yang dirasa akan mengubah keadaan bumi ini.
            Beberapa tahun ke belakang, kita telah dihadapkan dengan suatu keadaan bumi yang tidak jelas cuaca dan iklimnya, yaitu pemanasan global (global warming). Pemanasan global telah menyebabkan perubahan cuaca yang ekstrim khususnya di Indonesia. Pergantian musim di Indonesia sekarang ini berjalan tidak teratur. Sehingga menyulitkan petani dalam bercocok tanam misalnya.
            Masalah ini harus kita atasi bersama. Walaupun tidak secara langsung megubah dan menghentikan masalah ini, setidaknya kita telah mencoba untuk mengurangi dampak dan efek dari pemanasan global. Ada banyak cara yang dapat dilakukan dalam penanganan dampak pemanasan global, diantaranya :
1.      Hemat dalam penggunaan energi listrik. Setiap hari kita menggunakan energi listrik, dan mungkin kita tidak pernah menghitung berapa kilo watt listrik yang kita gunakan tiap harinya. Apalagi sekarang ini hampir semua alat yang mempermudah dalam aktivitas hidup manusia telah memanfaatkan energi listrik. Kita telah dimudahkan dan dimanjakan dengan alat-alat yang canggih dan bersumber energi listrik. Padahal energi listrik adalah faktor yang cukup besar yang mengakibatkan pemanasan global. Saatnya kita menghemat penggunaan energi listrik.
2.      Melakukan penghijauan (reboisasi). Dalam skala kecil kita dapat menciptakan penghijauan di lingkungan rumah kita. Misalnya banyak menanam tanaman dalam pot, menanam pohon yang mempunyai daya serap air yang cukup besar dan lainnya. Dan dalam skala besarnya, kita melakukan penghijauan hutan yang telah gundul. Namun, untuk menjadikan hutan yang hijau kembali butuh waktu yang cukup lama. Oleh karena itu, saat melakukan penebangan satu pohon maka kita harus menanam kembali seribu pohon sebagaimana program pemerintah.
3.      Mengurangi kadar karbondioksida di udara. Cara ini bisa kita lakukan dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor setiap hari. Karena produksi karbondioksida dari kendaraan bermotor sangatlah besar. Menghemat dalam penggunaan bahan bakar fosil. Selain itu, kita bisa menanam pohon di sekitar rumah untuk menciptakan iklim lingkungan yang sejuk dan rindang.
            Masih banyak cara yang dapat kita lakukan dalam mengurangi dampak pemanasan global dan kerusakan lingkungan lainnya. Mulailah dari hal yang kecil untuk melakukan perubahan besar untuk terwujudnya bumi yang hijau dan asri. Kesadaran akan kerusakan lingkungan dan rasa tanggung jawab terhadap kerusakan ini adalah modal awal untuk melakukan perubahan ini.
»»  READMORE...