Pages

Kamis, 14 Februari 2013

Rukam


Pohon ini merupakan bagian dalam formasi hutan pantai. Tetapi di zaman sekarang pohon ini sudah jarang ditemukan. Pohon ini memiliki struktur yang sangat unik daripada pohon-pohon lainnya, yaitu memiliki batang kuat dan keras yang durinya bercabang.  Namun, duri itu semakin atas semakin menghilang, hanya batang di bagian bawah yang memiliki duri cukup tajam, bercabang dan besar-besar. Uniknya lagi, jika kita panjat pohon ini, kita akan menemukan buah yang sangat enak dan memiliki khasiat.
Klasif ikasi
Kingdom          Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom     Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi      Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi                Magnoliophyta (Tumbuhan berbuna)
Kelas                Magnoliopsida (berkeping dua /dikotil)
Sub Kelas         Dilleniidae
Ordo                Violales
Famili               Flacourtiaceae
Genus              Flacourtia
Spesies            Flacourtia rukam
             


»»  READMORE...

Putri malu besar


Mimosa invisa (Putri malu besar)

Klasifikasi
Kingdom     Plantae
Divisi          Spermatophyta
Kelas          Dicotyledonae
Ordo           Resales
Famili         Mimosaceae
Genus         Mimosa
Spesies       Mimosa invisa



Mimosa invisa yang  memiliki nama umum Baret memeiliki deskripsi sebagai berikut :
-     Habitus :  Semak, menjalar.
- Batang : Warna hijau,segi empat, bercabang, berambut, berduri ternpel atau rapat.
-  Daun : Majemuk, anak daun panjang 3-8 mm, lebar 1-1,5 mm, tepi rata, ujung runcing, pertulangan tidak jelas,warna hijau..
-  Bunga : Bongkol, panjang ± 5 mm, di ketiak daun, berjumlah satu sampai tiga, benang sari delapan, mahkota bentuk tabung, ungu.
-    Buah : Polong, berambut, panjang 1,5-5 cm, lebar i 5 mm,
-    Biji : Bulat, permukaan licin, keras, kuning kecoklatan.
-    Akar : Tunggang, warna putih.

Selain itu, Mimosa invisa memiliki khasiat dan kandungan kimia , diantaranya :
-         Khasiat
Daun Mimosa invisa berkhasiat sebagai obat sukar tidur dan obat kencing manis.
Untuk obat sukar tidur dipakai ± 100 gram daun segar Mimosa invisa, direbus dengan 20 liter air selama 30 menitair rebusan digunakan untuk mandi.

-         Kandungan kimia
Herba Mimosa invisa mengandung saponin, flavonoida dan tanin.
Mimosa invisa  mempunyai kekerabatan dengan putri malu (Mimosa pudica), daun pada Mimosa invisa dapat pula menutup seperti pada putri malu, hanya saja kecepatan rangsangnya berbeda dengan putri malu. Mimosa invisa memiliki kecepatan rangsang yang lebih lambat dari putri malu (Mimosa pudica). Selain itu, batang pada Mimosa invisa memiliki duri yang lebih rapat dan jika kita tertusuk durinya, bagian yang tertusuk duri itu akan bengkak.
»»  READMORE...

Ki Acret





Spathodea campanulata atau di Indonesia dikenal dengan nama Kembang Kecrutan atau Kiacret, Kiengsrot (bahasa sunda), Crut-crutan (bahasa Jawa), dan African tulip (bahasa Inggris). Pohon ini juga dikenal sebagai pohon hujan karena orang merasa seperti turun hujan jika berjalan di bawah pohon ini.
Pohon ini cepat tumbuh dan dapat tumbuh 7-25 meter. Selain cepat tumbuh, pohon ini rajin berbunga sehingga banyak digunakan untuk penghijauan dan sering ditanam di taman-taman. Batang pohonnya berwarna putih dan batang kayunya tidak terlalu keras. Pengebangannya di Indonesia dengan menggunakan stek dan akar atau tumbuhan liar.

Klasifikasi

Kingdom         Plantae
Kelas               Magnoliophyta
Divisi               Magnoliopsida
Ordo                Lamiales
Famili              Bignoniaceae
Tribe                Tecomeae
Genus              Spathodea
Spesies            Spathodea campanulata
»»  READMORE...

Ki Sabun



Filicium (Filicium decipiens; fern tree;pohon kere/kiara/kerai payung; Ki Sabun) adalah salah satu pohon yang termasuk familia Sapindaceae, disebut Ki Sabun karena seluruh bagian tubuhnya mengandung saponin atau zat kimia yang menjadi salah satu bahan dasar sabun. Saat hujan, pohon ini mengeluarkan seperti buih-buih sabun. Maka dari itu, pohon ini disebut Ki Sabun. Buahnya yang berwarna ungu dengan ukuran yang kecil, sering berjatuhan saat musim hujan. Zat warna yang berada di dalam buah tersebut pekat. Sehingga saat buah itu terkena baju, atau yang lain, warna ungunya sering sulit dihilangkan terutama untuk yang berwarna putih.
Pohon Ki Sabun juga sering dijadikan sebagai pohon peneduh yang termasuk salah satu jenis pohon yang dapat mengurangi polusi udara sampai 67%. Sehingga sering sekali kita temukan di pinggir jalan.

Klasifikasi:
Kingdom         Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom    Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi     Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi                Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas                Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas        Rosidae
Ordo                Sapindales
Famili               Sapindaceae
Genus               Filicium
Spesies             Filicium decipiens
»»  READMORE...

Kayu afrika


KLASIFIKASI
Kingdom            Plantae
Subkingdom       Trakheophyta
Superdivisio        Magnoliophyta  
Kelas                  Magnoliopsida
Subkelas             Rosidae
Ordo                   Rhamnales
Familia                Rhaminaceae 
Genus                  Maesopsis
Species                Maesopsis eminii Engl



       Kayu afrika (Maesopsis eminii Engl.) adalah sejenis pohon kayu yang habitat aslinya di Afrika, tetapi ada juga di Indonesia, yakni Lampung Barat. Pohon ini memiliki diameter 30-60 cm.
       Kayu ini adalah tipe kayu yang pertumbuhannya bisa dibilang bagus sebab kualitasnya adalah kelas awet V dan kelas kuat III/IV. Ciri-ciri yang dimiliki Kayu afrika ini adalah bertekstur kasar dan tembus zat-zat cair . Kayu ini bisa dimanfaatkan untuk bahan bangunan dan perabotan (Nugraha,1998). Jenis kayu ini dapat awet bila tidak kontak dengan air secara terus menerus.
       Akan tetapi, kelemahan dari kayu ini adalah membutuhkan waktu yang lama untuk berkecambah. Selain itu, benih ini dalam 15-25 hari akan berkecambah setelah selesai masa dormansinya (Nugraha,1998). Masa dormansi kayu ini adalah 2-7 bulan dan daya kecambah yang tergolong lambat (Hayragen dan Bowyer,1993). Selain itu juga, perkecambahan benih kayu afrika bukan disebabkan oleh faktor cahaya, tetapi faktor kelembaban selama delapan puluh hari saat awal perkecambahan.

»»  READMORE...